LSP Jasa Boga Indonesia bekerjasama dengan Koperasi Mahatara Indonesia Emas, akan menggelar pelatihan Chef di seluruh ibukota provinsi, Senin (13/10/2025). Setiap peserta pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini, akan langsung diberikan sertifikat BNSP, dengan syarat lulus ujiannya.
Pelatihan chef bersertifikat BNSP ini, sebagai jawaban dari masyarakat tentang keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) yang mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki dua orang chef.
Kol. Chk. DR. IRMAN SH., MH., selaku penggagas penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi ini menyampaikan, pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi
ini akan dilaksanakan selama dua hari. Pelatihan hari pertama dilakukan secara daring, dan hari kedua wajib luring, karena ada praktek dan ujian yang harus diikuti setiap peserta pelatihan.
Hari Pertama : Pembekalan materi tentang manajemen chef, safety Food, dan sebagainya akan diberikan oleh Assesor Jasa Boga Indonesia. Materi yang diberikan sebagai berikut:
- Kesehatan, Keselamatan & Keamanan Kerja (K3)
Prosedur keselamatan kerja di dapur, penggunaan alat pelindung diri, penanganan bahaya dapur, kebersihan dan sanitasi. - Keselamatan Pangan /Food Safety
Prosedur keamanan makanan, higienis, sanitasi alat & tempat, penanganan penyimpanan bahan makanan, dan pengendalian
kontaminasi. - Penyiapan Bahan / Persiapan Masakan
Membeli, memilih, membersihkan, memotong, mempersiapkan bahan (vegetable, daging, ikan, bumbu). - Metode / Teknik Memasak Dasar & Komersial
Teknik dasar memasak (rebus, kukus, goreng, panggang, tumis, sauté, stewing, dsb), metode memasak khusus di dapur komersial atau kapal. - Penyajian & Penyajian Produk
Menata dan menyajikan makanan, presentasi produk makanan, plating, menjaga kualitas saat disajikan. - Penyimpanan & Pengaturan Inventaris Bahan
Menyimpan bahan makanan (pendingin, pembekuan, ruang kering), manajemen stok, rotasi persediaan, pengendalian mutu stok. - Manajemen / Operasional Dapur
Perencanaan menu & beban kerja, pengaturan alur kerja dapur, koordinasi dengan tim dapur, pengawasan kinerja. - Pengelolaan Keuangan / Anggaran Dapur
Pengelolaan biaya bahan, perencanaan anggaran, pengawasan pengeluaran. - Penyusunan Dokumentasi & Pelaporan
Mencatat resep, catatan mutu, laporan konsumsi bahan, dokumentasi standar operasional prosedur (SOP). - Pelatihan / Pengembangan SDM Dapur
Membimbing staf dapur (terutama untuk level yang lebih tinggi seperti Chef de Partie), memastikan standar mutu.
Hari Kedua : berupa Test Uji Kompetensi atau TUK yang akan dilaksanakan di workshop Tata Boga Universitas Negeri di seluruh Indonesia.
Adapun persyaratan untuk mengikuti program ini adalah para chef yang sudah berpengalaman bekerja di resto, cafe atau hotel selama minimal satu tahun, yang harus dibuktikan dengan surat keterangan dari tempat bekerja. Selain itu, juga terbuka bagi lulusan SMK Tata Boga yang sudah berpengalaman bekerja sebagai chef minimal tiga bulan.
Bagi setiap peserta pelatihan, terbuka peluang untuk menjadi chef di SPPG. Sedangkan untuk pendaftaran, silahkan ikuti link ini.

